SELAMAT DATANG

Terima kasih bagi para pengunjung blog yang sudah mau mampir, Like, dan share ke Facebook dan Twitter blog saya ini.
WARNING:
-DiLarang Keras untuk tidak melakukan Copas (Copy Paste).
-DiLarang Keras tidak Bercomentar dengan bahasa yang dianggap tidak sopan.
-DiLarang Melakukan Spam Tanpa HAL YANG JELAS.
Mau Liat Isi Selengkapnya.? Klik Aja Judul Posttingannya dan Jangan Lupa Buku Tamunya Di Isi yea

Sabtu, 23 Juni 2012

Jenis - Jenis Penyakit pada Ikan


JENIS PENYAKIT PADA IKAN (FINFISH) BUDIDAYA AIR PAYAU
Kasus penyakit yang paling banyak pada ikan bersirip (finfish) dijumpai pada budidaya ikan kerapu. Sedangkan kasus penyakit pada ikan bandeng selama ini jarang ditemukan.

Penyakit bakterial
Jenis penyakit bakterial yang ditemukan pada ikan kerapu, diantaranya adalah penyakit borok pangkal strip ekor (Gambar 1), dan penyakit mulut merah. Hasil isolasi dan identifikasi bakteri ditemukan
beberapa jenis bakteri yang diduga berkaitan erat dengan kasus penyakit bakterial, yaitu Vibrio alginolyticus, V algosus, V anguillarum dan V fuscus. Diantara jenis bakteri tersebut bakteri V alginolyticus dan V fuscus merupakan jenis yang sangat patogen pada ikan kerapu tikus.

Vibrio alginolyticus

Vibrio alginolyticus dicirikan dengan pertumbuhannya yang bersifat swarm (Gambar 2) pada media padat non selektif. Ciri lain adalah gram negatif, motil, bentuk batang, fermentasi glukosa, laktosa, sukrosa dan maltosa, membentuk kolom berukuran 0.8-1.2 cm yang berwarna kuning pada media TCBS. Bakteri ini merupakan jenis bakteri yang paling patogen pada ikan kerapu tikus dibandingkan jenis bakteri lainnya.

Nilai konsentrasi letal median (LC50) adalah sebesar 106.6 pada ikan dengan berat antara 5-10 gram. Kematian masal pada benih diduga disebabkan oleh infeksi bakteri V alginolyticus. Pengendalian penyakit dapat dilakukan dengan penggunaan berbagai jenis antibiotika seperti Chloramfenikol, eritromisina dan oksitetrasiklin. Sifat lain yang tidak kalah penting adalah sifat proteolitik yang berkaitan dengan mekanisme infeksi bakteri.

Vibrio anguillarum

Dibandingkan dengan V alginolyticus, V anguillarum merupakan spesies yang kurang patogen terhadap ikan air payau. Pada uji patogenisitas ikan kerapu tikus ukuran 5 gram yang diinfeksi bakteri dengan kepadatan tinggi hingga 108 CFU/ikan hanya mengakibatkan mortalitas 20%.

Diagnosis penyakit dapat dilakukan dengan melakukan isolasi dan identifikasi bakteri. Penumbuhan bakteri pada media selektif TCBS akan didapatkan koloni yang kekuningan dengan ukuran yang hampir sama dengan koloni V alginolyticus akan tetapi bakteri ini tidak tumbuh swarm pada media padat non-selektif seperti NA.

Penyakit protozoa
Cryptocaryonosis

Penyakit ini sering ditemukan pada ikan kerapu bebek dan macan, dengan tanda ikan yang tersering terlihat bercak putih. Stadia parasit yang menginfeksi ikan dan menimbulkan penyakit adalah disebut trophont berbentuk seperti kantong atau genta (Gambar 3) berukuran antara 0.3-0.5 mm, dan dilengkapi dengan silia.

Tanda klinis ikan yang terserang adalah ikan seperti ada gangguan pernafasan, bercak putih pada kulit, produksi mukus yang berlebihan, kadang disertai dengan hemoragi, kehilangan nafsu makan sehingga ikan menjadi kurus. Erosi (borok) dapat terjadi karena infeksi sekunder dari bakteri.

Diagnosis dapat dilakukan dengan melihat gejala seperti adanya bercak putih, tetapi untuk lebih memantapkan (diagnosis definitif) perlu dilakukan pengamatan secara mikroskopis dengan cara memotong insang, mengerok dari lendir.

Serangan penyakit dapat diatasi dengan penjagaan kualitas air. Perlakuan bahan kimia pengendali parasit dapat dilakukan seperti perendaman dalam larutan formalin 25 ppm, perendaman ikan dalam air bersalinitas 8 ppt selama beberapa jam dan memindahkan ikan yang sudah diperlakukan ke dalam wadah barn bebas parasit.

Infestasi Trichodina

Penempelan Trichodina (Gambar 4) pada tubuh ikan sebenarnya hanya sebagai tempat pelekatan (substrat), sementara parasit ini mengambil partikel organik dan bakteri yang menempel di kulit ikan. Tetapi karena pelekatan yang kuat dan terdapatnya kait pada cakram, mengakibatkan seringkali timbul luka, terutama pada benih dan ikan muda. Pelekatan pada insang juga seringkali disertai luka dan sering ditemukan set darah merah dalam vakuola makanan Trichodina. Pada kondisi ini maka Trichodina merupakan ektoparasit sejati.

Trichodina yang merupakan ektoparasit pada ikan air laut mempakan spesies yang bersifat sebetulnya lebih bersifat komensal daripada ektoparasit. Trichodina spp. yang didapatkan pada ikan air payau merupakan spesies yang memiliki toleransi yang luas terhadap kisaran salinitas. Trichodina yang menempel di insang umunmya berukuran lebih kecil dibandingkan yang hidup di kulit, contohnya adalah Trichodinella.

Ikan yang terserang Trichodina biasanya warna tubuhnya terlihat pucat, produksi lendir yang berlebihan dan terlihat kurus. Diagnosis dapat dilakukan dengan cara melakukan pengerokan (scraping) pada kulit, atau mengambil lembaran insang dan melakukan pemeriksaan secara mikroskopis.

Pencegahan terhadap wabah penyakit adalah dengan cara pengendalian kualitas lingkungan, karena mewabahnya penyakit berkaitan dengan rendahnya kualitas lingkungan. Perlakuan terhadap ikan yang terinfeksi oleh parasit adalah dengan cara perendaman dalam larutan formalin 200-300 ppm.

Caligus sp., parasit golongan Crustacea

Parasit jenis ini sering, ditemukan baik pada induk ikan maupun di tambak. Penempelan ektoparasit ini dapat menimbulkan luka, dan akan lebih parah lagi karena ikan yang terinfeksi dengan parasit sering menggosok-gosokkan tubuhnya ke dinding bak atau substrat keras lainnya. Timbulnya luka akan diikuti dengan infeksi bakteri.

Caligus sp. berukuran cukup besar sehingga dapat diamati dengan tanpa bantuan mikroskop. Perlakuan ikan terserang parasit cukup mudah, yaitu hanya merendamnya dalam air tawar selama beberapa menit. Perlakuan dengan formalin 200-250 ppm juga cukup efektif. Penggunaan bahan seperti Triclorvon (Dyvon 95 SP) hiingga 2 ppm dapat mematikan parasit.

PENYAKIT – PENYAKIT PADA IKAN AIR TAWAR

Ada sejumlah penyakit yang bisa menyerang ikan air tawar, berikut ini adalah penyakit-penyakit yang sering muncul, bahasan ini dilengkapi dengan gejala dan pilihan perawatan yang bisa anda lakukan.

Keracunan Amonia

Bila akuarium anda menyebabkan keracunan amonia, maka akan terjadi pendarahan atau kemerah-merahan pada insang ikan. Selain itu, warna ikan akan menjadi lebih gelap daripada biasanya, dan ikan akan berenang ke permukaan untuk menarik udara. Solusi terbaik untuk mengatasi keracunan amonia adalah pencegahan karena keracunan amonia tidak bias disembuhkan. Pertama-tama anda tidak boleh memasukkan ikan ke dalam akuarium baru karena akuarium baru harus melalui proses pengendapan selama enam minggu ke atas.
Setelah pengendapan, anda harus memeriksa level nitrat, nitrit dan amonia sebelum anda memasukkan ikan. Bahkan setelah pengendapan, kami menyarankan anda untuk memasukkan ikan yang murah terlebih dahulu. Kami juga menyarankan anda untuk menambahkan sistem filtrasi kering/basah untuk akuarium air laut atau filter biologis air tawar. Masalah ini sering terjadi pada akuarium baru, terutama bila akuarium langsung diisi dengan ikan.
Meskipun amonia dalam jumlah kecil tidak berbahaya, tetapi seiring waktu amonia bisa menjadi masalah. Hal terpenting yang dapat anda lakukan adalah memahami proses pengendapan dan mempertahankan level amonia yang dapat diterima. Dalam banyak kasus, amonia akan muncul dengan kenaikan pH. Bila hal ini tejadi, insang ikan akan rusak bila level amonia mencapai 0.25 mg per liter.

Penyakit Black Spot

Ikan yang menderita penyakit ini akan muncul titik hitam kecil pada tubuhnya. Secara umum, penyakit ini mudah disembuhkan. Sering kali penyakit Black Spot terjadi pada akuarium baru saat ikan-ikan dimasukkan. Semua ikan berisiko terkena penyakit ini, tetapi ikan Silver Dollar dan Piranha paling rentan.

Katarak

Bila mata ikan anda terdapat selaput abu-abu atau putih, maka mungkin ikan anda mengidap katarak. Ada sejumlah perawatan yang khusus dibuat untuk katarak termasuk Aquatronics dan Eye Fungex. Kuncinya adalah memastikan level amonia dan nitrit pada batas yang dapat diterima. Karena katarak pada ikan terjadi karena pertumbuhan jamur, maka meneteskan fungisida ke dalam akuarium akan sangat bermanfaat.

Corneybacteriosis

Gejala penyakit ini adalah mata ikan yang menonjol. Biasanya penisilin dan tetrasiklin dapat menyembuhkan penyakit ini. Penyakit ini terjadi karena pembengkakan di kepala yang kemudian mendorong mata ikan ke arah luar. Biasanya, Corneybacteriosis disebabkan oleh terlalu banyak ikan dalam akuarium dan kualitas air yang buruk.

Pembengkakan

Gejala pembengkakan meliputi sisi dan perut ikan menggelembung. Selain itu, sisik ikan terdorong ke luar. Masalah ini bukanlah penyakit melainkan tanda infeksi bakteri internal.

Infeksi Bakteri Eksternal

Bila ikan anda menderita infeksi bakteri eksternal, maka akan muncul titik merah atau orange pada tubuh ikan. Selain itu, mungkin juga akan muncul coretan merah pada tubuh ikan, pembengkakan, atau lapisan putih/abu-abu pada tubuh ikan. Untuk menyembuhkan masalah ini, anda dapat menggunakan penisilin, asam naladixic atau tetrasiklin. Perawatan lain yang cukup efektif adalah garam. Meskipun sulit terdiagnosis, bila anda melihat adanya coretan pada tubuh ikan, anda harus segera melakukan perawatan pada ikan anda.

Infeksi Jamur

Bila muncul substansi putih atau mirip kapas pada ikan, terutama di sirip atau mulut, mungkin ikan anda menderita infeksi jamur. Perawatan masalah ini cukup mudah, ada banyak produk komersial seperti MarOxy atau Super Sulfo yang bisa digunakan untuk menyembuhkan infeksi jamur. Sayangnya infeksi jamur bisa berakibat fatal. Infeksi bisa terjadi bila ikan tergores dan hidup dalam air berkualitas buruk. Ingatlah bahwa infeksi jamur sering kali terjadi bila salah satu spesies ikan mengganggu spesies ikan lainnya, jadi anda harus mengamati jenis ikan yang dipelihara dalam satu akuarium.

Ichthyophthiriasis

Sering kali disingkat Ich, gejala penyakit ini adalah muncul titik putih kecil, terutama pada sirip ikan. Menyembuhkan Ich cukup sulit meskipun mungkin saja dilakukan. Anda bisa menggunakan obat komersial yang dibuat khusus untuk mengatasi Ich seperti Maracyn Two atau Super Ich. Titik-titik putih tersebut sebenarnya adalah kantong protozoa kecil.
Bila kantong tersebut pecah, maka parasit akan tinggal pada kerikil-kerikil di dalam akuarium, dan akan berkembang biak. Bila protozoa tumbuh dewasa, protozoa akan menyerang ikan yang sehat. Penyakit ini sangat menular sehingga anda harus segera memulai perawatan. Selain pengobatan, kami menyarankan anda untuk menaikkan suhu akuarium pada siang hari sehingga kantong-kantong akan pecah. Kemudian protozoa akan diserang dengan obat-obatan sebelum berkesempatan untuk berkembang biak.

Infeksi Bakteri Internal

Bila ikan terkena infeksi bakteri internal, maka akan muncul masalah-masalah seperti Pembengkakan. Anda bisa menggunakan berbagai jenis obat-obatan untuk menyembuhkan infeksi ini seperti asam naladixic, penisilin dan tetrasiklin. Meskipun ada banyak bentuk infeksi bakteri internal, kebanyakan mudah diatasi.

Myxobacteriosis

Gejala penyakit ini meliputi percikan hitam pada sirip dan tubuh ikan. Selain itu, seluruh tubuh ikan menjadi menggelembung, atau hanya menggelembung pada area percikan. Satu-satunya obat-obatan yang berhasil mengatasi Myxobacteriosis adalah Phenocide. Penyakit ini jarang terjadi tetapi mudah disembuhkan. Penyebab myxobacteriosis yang paling umum adalah terlalu banyak ikan dalam akuarium, kualitas air yang buruk, terutama bila kadar amonia dan nitrit sangat tinggi.

Infeksi Parasit

Bila ikan anda menderita infeksi parasit, maka akan muncul kutu atau cacing pada tubuh ikan. Pilihan terbaik adalah melepaskan parasit kemudian merawat ikan dalam akuarium karantina dengan CopperSafe atau obat berbahan tembaga lainnya. Perawatan akan berhasil bila masalah terdiagnosis sejak dini.

Penyakit Velvet

Gejala penyakit Velvet adalah titik putih kecil yang terlihat seperti bubuk. Penyakit ini juga disebut Oodinium, mirip dengan Ich meskipun kantong putih pada penyakit ini berukuran lebih kecil. Berita baiknya adalah Penyakit Velvet lebih mudah disembuhkan daripada Ich, dengan menggunakan obat Maracide atau Super Velvet

Tidak ada komentar:

Posting Komentar